Baubau - Balai Pengawas Obat dan Makanan di Bau-Bau melaksanakan kegiatan Pemantauan Toxicovigilance Kasus Keracunan dan Koordinasi dengan Focal Point Farmakovigilans terkait Monitoring Kejadian Tidak Diinginkan (KTD)/ Efek Samping Obat (ESO) pada fasilitas pelayanan kesehatan di Kota Baubau pada Jumat (25/09/2026). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya pemantauan keamanan Obat dan Makanan di wilayah pengawasan Balai POM di Bau-Bau.
Kegiatan dilaksanakan dengan melakukan koordinasi dan pengumpulan informasi pada sejumlah fasilitas pelayanan kesehatan, khususnya Puskesmas di wilayah Kota Baubau. Fasilitas yang menjadi sasaran kegiatan meliputi Puskesmas Bukit Wolio Indah, Puskesmas Betoambari, Puskesmas Katobengke, Puskesmas Melai, dan Puskesmas Waborobo.
Pemantauan toxicovigilance dilakukan melalui pengumpulan informasi mengenai kasus keracunan dalam kurun waktu satu bulan terakhir untuk mendukung pelaporan melalui Sistem Pelaporan Informasi Masyarakat Keracunan (SPIMKER). Sementara itu, monitoring KTD/ESO dilakukan melalui koordinasi dengan focal point farmakovigilans pada fasilitas pelayanan kesehatan dan pelaporannya dilakukan melalui E-MESO.
Melalui kegiatan tersebut, Balai POM di Bau-Bau memperoleh data dan informasi yang mendukung pemantauan kasus keracunan serta KTD/ESO akibat penggunaan obat di wilayah pengawasan. Koordinasi dengan fasilitas pelayanan kesehatan dan focal point farmakovigilans juga diharapkan dapat memperkuat pelaksanaan pelaporan serta pemantauan keamanan Obat dan Makanan secara berkelanjutan. (Dewi-Infokom)