Pengukuhan dan Peningkatan Klasifikasi UPT Loka POM di Kota Baubau Menjadi Balai POM di Bau-Bau

20-03-2025 Umum Dilihat 400 kali

Baubau - Badan Pengawas Obat dan Makanan RI menggelar acara Pengukuhan Unit Pelaksana Teknis (UPT) BPOM Tahun 2025 dan Peresmian Laboratorium Regional Jayapura pada hari Kamis (20/3/2025) dengan tema "Sinergitas Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah untuk Mewujudkan Obat dan Makanan yang Aman, Bermutu, dan Berdaya Saing dalam Mendukung Asta Cita Menuju Indonesia Emas 2045." 

BPOM telah melakukan peningkatan klasifikasi untuk beberapa UPT di daerah, di antaranya adalah peningkatan klasifikasi 2 Balai POM (setingkat eselon III) menjadi Balai Besar POM (eselon II), yaitu Balai Besar POM di Kupang dan Gorontalo. Selain itu, terdapat peningkatan klasifikasi untuk 11 Loka POM (setingkat eselon IV) menjadi Balai POM (eselon III), yaitu Balai POM di Banyumas, Balikpapan, Indragiri Hulu, Dumai, Bima, Sanggau, Tulang Bawang, Tabalong, Ende, Tanjungbalai, dan Bau-Bau. Kemudian, BPOM melakukan pengubahan lokasi untuk 2 UPT BPOM, yaitu Balai Besar POM Banjarbaru, yang sebelumnya berada di Banjarmasin, serta Loka POM di Kabupaten Sijunjung, yang semula bertempat di Kabupaten Dharmasraya. Peningkatan klasifikasi UPT dan peresmian Laboratorium Regional Jayapura adalah langkah konkret BPOM dalam memperkuat pengawasan obat dan makanan di setiap daerah. Upaya ini sejalan dengan program Asta Cita Presiden dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045. 

Pada acara pengukuhan Loka POM di Kota Baubau menjadi Balai POM di Bau-Bau, turut berpartisipasi Pemerintah Kota  Baubau secara daring yang diwakili oleh Asisten II, Moh. Abduh. Beliau berharap dengan peningkatan klasifikai UPT BPOM tersebut, maka kegiatan pengawasan obat dan makanan khususnya di Kota Baubau juga semakin kuat terutama pada fungsi pengujian obat dan makanan. Beliau juga menambahkan bahwa Pemerintah Kota Baubau akan selalu mendukung kegiatan pengawasan obat dan makanan mulai dari pengawasan pre market hingga pengawasan post market yang akan dilakukan oleh Balai POM di Bau-Bau.

Pada akhir acara, Kepala BPOM, Taruna Ikrar menutup kegiatan tersebut dengan harapan agar pemerintah kabupaten/kota dapat terus bersinergi sebagai mitra strategis BPOM dalam mewujudkan obat dan makanan yang aman, bermutu, dan berdaya saing. (Infokom - Agus)

Sarana