Baubau - Sehubungan dengan peningkatan kemampuan pengujian laboratorium di unit pelaksana teknis (UPT) BPOM, Tim Pusat Pengembangan Pengujian Obat dan Makanan Nasional (P3OMN) melakukan kunjungan sekaligus pendampingan ke tujuh (7) Loka POM. Tujuh Loka POM yang dikunjungi tersebut antara lain Loka POM di Kab. Banyumas, Loka POM di Kota Dumai, Loka POM di Kota Balikpapan, Loka POM di Kab. Sanggau, Loka POM di Kab. Ende, Loka POM di Kota Tanjungbalai, dan Loka POM di Kota Baubau.
Tim P3OMN telah melakukan kunjungan ke Loka POM di Kota Baubau pada tanggal 10 s.d. 11 Juli 2024. Kegiatan ini diawali dengan sambutan dari Kepala Loka POM di Kota Baubau, Ryanperi Kusuma. Dalam sambutannya, beliau mengucapkan terima kasih kepada tim P3OMN yang telah berkunjung di Loka POM di Kota Baubau. Beliau berharap melalui kegiatan pendampingan ini, Loka POM di Kota Baubau dapat segera memenuhi standar kemampuan laboratorium (SKL) yang mengacu pada Keputusan Kepala Badan POM Nomor 200 Tahun 2023 tentang Pedoman Pengembangan Laboratorium Loka POM.
Selama kegiatan pendampingan dan pengisian pemenuhan SKL Loka POM, Tim P3OMN melakukan kunjungan dan penilaian kelayakan gedung dan fasilitas laboratorium yang dimiliki oleh Loka POM di Kota Baubau. Selain pemenuhan aspek sarana, untuk memenuhi SKL tersebut diperlukan peningkatan dan pemenuhan kompetensi pegawai khususnya di Fungsi Pengujian yang dapat dilaksanakan melalui kegiatan pelatihan secara daring maupun luring, serta kegiatan magang di laboratorium pengujian Balai POM terdekat.
Tim P3OMN berharap pada kunjungan berikutnya, Loka POM di Kota Baubau dapat memenuhi segala aspek yang menjadi penunjang pemenuhan SKL Loka POM baik dari fasilitas maupun sumber daya manusia. Pemenuhan SKL Loka POM ini juga dapat menjadi nilai tambah bagi UPT BPOM dalam rangka peningkatan kualifikasi UPT (Infokom-Agus).