Pacu Kualitas Tata Kelola Kinerja, Balai POM di Bau-Bau Gelar Sharing Session Implementasi SAKIP Bersama Balai Besar POM di Samarinda

28-07-2026 Umum Dilihat 120 kali

Baubau - Dalam upaya berkelanjutan untuk memperkuat efektivitas tata kelola pemerintahan dan mengakselerasi capaian akuntabilitas publik, Balai POM di Bau-Bau secara proaktif menyelenggarakan agenda Sharing Session Implementasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) bersama Balai Besar POM (BBPOM) di Samarinda secara daring pada Jumat (24/07/2026). Pertemuan interaktif ini digelar dalam rangka penyelarasan regulasi baru kerangka evaluasi SAKIP Badan POM Tahun 2026 sekaligus mengoptimalkan kesiapan menyambut evaluasi Inspektorat pada tahun 2026 ini.

Inisiatif strategis ini menjadi bukti komitmen kuat Balai POM di Bau-Bau dalam mengadopsi standar akuntabilitas kinerja terbaik di lingkungan Badan POM. Sejalan dengan reformasi penilaian SAKIP tahun 2026 yang sepenuhnya mengacu pada Permenpan RB Nomor 88 Tahun 2021, porsi penilaian kini difokuskan pada penguatan kualitas penerapan sistem. Porsi tersebut meliputi Perencanaan Kinerja (30%), Pengukuran Kinerja (30%), Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Internal (25%), dan Pelaporan Kinerja (15%).

Dalam sambutannya, Kepala Balai POM di Bau-Bau, Asruddin, S.Farm., Apt., M.K.M., menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kolaborasi dan pendampingan teknis dari BBPOM Samarinda. Ia menegaskan bahwa langkah ini merupakan momentum krusial bagi seluruh tim Balai POM di Bau-Bau untuk terus mempertajam pemahaman dan menyempurnakan setiap tahapan manajemen kinerja secara komprehensif.

"Melalui kolaborasi dan transfer ilmu bersama BBPOM Samarinda ini, kami berkomitmen untuk terus memantapkan pemahaman dan penerapan akuntabilitas kinerja. Kami berharap seluruh tahapan dari perencanaan hingga monitoring dapat terus ditingkatkan kualitasnya, khususnya dalam menyusun dokumen pendukung dan kertas kerja yang akurat serta transparan," ujar Asruddin.

Kepala BBPOM Samarinda, Agung Kurniawan, S.T., menyambut hangat inisiatif Balai POM di Bau-Bau dan menekankan bahwa pembentukan budaya akuntabilitas berdasar pada pengelolaan data yang konsisten dan akurat. SAKIP diposisikan sebagai instrumen tata kelola berkelanjutan yang bertumpu pada transparansi laporan, integrasi inovasi, serta ketersediaan kertas kerja perencanaan yang solid. (Infokom-Ila)

Sarana