Lewat HADIR.KOM, Balai POM di Bau-Bau Kawal Keamanan Pangan dan berikan Edukasi Masyarakat pada Baubau Expo 2026

18-10-2026 Umum Dilihat 78 kali

Baubau – Balai Pengawas Obat dan Makanan (POM) di Bau-Bau melakukan pengujian terhadap 33 sampel pangan jajanan dalam kegiatan Baubau Expo dan Pameran UMKM 2026 yang berlangsung di kawasan Kotamara, Kota Baubau, pada Sabtu–Minggu (17–18/10/2026). Berdasarkan hasil pengujian menggunakan metode uji cepat (rapid test kit), seluruh sampel dinyatakan memenuhi syarat (MS) untuk empat parameter bahan berbahaya yang diperiksa.

Kegiatan pengawasan pangan tersebut dilaksanakan melalui inovasi HADIR.KOM (Hari Pendampingan Registrasi dan Konsultasi Obat dan Makanan) sebagai bagian dari partisipasi Balai POM di Bau-Bau dalam memperingati Hari Jadi Baubau ke-485 dan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Baubau ke-25 sebagai Daerah Otonom. Selain melakukan pengawasan, Balai POM di Bau-Bau juga memberikan edukasi kepada masyarakat dan pelaku usaha mengenai keamanan obat dan makanan.

Dalam pelaksanaannya, petugas Balai POM di Bau-Bau mengambil sampel pangan jajanan yang dijual oleh pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di lokasi pameran. Sampel tersebut kemudian diuji menggunakan rapid test kit untuk mendeteksi keberadaan empat bahan berbahaya yang dilarang digunakan dalam pangan, yaitu formalin, boraks, Rhodamin B, dan Methanil Yellow.

Hasil pengujian menunjukkan bahwa seluruh 33 sampel pangan jajanan yang diperiksa negatif terhadap keempat bahan berbahaya tersebut. Dengan demikian, seluruh sampel dinyatakan memenuhi syarat berdasarkan parameter pengujian yang dilakukan.

Selain pengujian pangan, Balai POM di Bau-Bau melalui Agen Perubahan (Agent of Change/AoC) melaksanakan kegiatan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) secara langsung kepada pelaku UMKM, masyarakat, serta pengunjung Baubau Expo dan Pameran UMKM 2026.

Materi edukasi mencakup bahaya penggunaan bahan berbahaya dalam pangan, pemanfaatan aplikasi BPOM Mobile untuk memeriksa informasi dan legalitas produk, serta pentingnya menerapkan prinsip Cek KLIK (Kemasan, Label, Izin Edar, dan Kedaluwarsa) sebelum membeli produk obat dan makanan. Edukasi ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memilih produk yang aman sekaligus mendorong pelaku UMKM untuk senantiasa memperhatikan aspek keamanan dan mutu pangan yang diproduksi maupun dipasarkan.

Baubau Expo dan Pameran UMKM 2026 merupakan bagian dari rangkaian kegiatan yang diselenggarakan Pemerintah Kota Baubau dalam memperingati Hari Jadi Baubau ke-485 dan HUT Kota Baubau ke-25 sebagai Daerah Otonom. Mengusung tema “Kota Baubau: Bangkit, Berbudaya, dan Sejahtera”, peringatan tersebut menjadi momentum untuk mendorong kemajuan daerah dengan tetap melestarikan adat istiadat dan nilai-nilai luhur budaya Buton.

Melalui kegiatan HADIR.KOM, Balai POM di Bau-Bau berupaya mendekatkan pelayanan pengawasan obat dan makanan kepada masyarakat, sekaligus memperkuat upaya pencegahan peredaran pangan yang mengandung bahan berbahaya.

Partisipasi ini juga merupakan bentuk dukungan Balai POM di Bau-Bau terhadap pengembangan UMKM lokal melalui peningkatan kesadaran akan pentingnya keamanan pangan, sehingga produk yang dihasilkan semakin berkualitas dan mampu meningkatkan kepercayaan konsumen. (Infokom – Rifandy)

Sarana