BPOM Raih Rekor MURI Net Zero Carbon Emission Pertama, Loka POM di Kota Baubau Lakukan Penanaman 1.000 Pohon Mangrove

12-12-2023 Umum Dilihat 448 kali

Baubau - Sehubungan dengan upaya mengurangi dampak negatif dari perubahan iklim akibat emisi gas rumah kaca, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) berkomitmen untuk mendukung program Net Zero Carbon Emission melalui penanaman pohon mangrove di 76 Unit Pelaksana Teknis (UPT) BPOM di seluruh Indonesia secara serentak pada Selasa (31/10/2023). UPT BPOM juga berkomitmen untuk melakukan penanaman sejak tahun 2023 hingga tahun 2025 dengan melakukan penanaman sebanyak 1.000 (seribu) pohon setiap tahunnya. 

Loka POM di Kota Baubau sebagai salah satu UPT BPOM melaksanakan kegiatan penanaman mangrove tersebut di Kelurahan Lowu-Lowu, Kecamatan Lea-Lea, Kota Baubau, adapun jenis pohon mangrove yang ditanam adalah jenis Ceriops tagal yang diperoleh dari Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Sampara, Provinsi Sulawesi Tenggara. Kegiatan tersebut juga turut melibatkan unsur Pentahelix yakni Lintas Sektor, Akademisi, Pelaku Usaha, Komunitas dan Media Massa di Kota Baubau. 

Penanaman mangrove pada tahun-tahun berikutnya direncanakan akan dilaksanakan di tempat lain yang masih termasuk dalam wilayah pengawasan Loka POM di Kota Baubau. Sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan yang dilaksakan oleh BPOM, BPDAS Sampara akan membantu menyediakan bibit mangrove yang nantinya akan ditanam pada tahun 2024 dan 2025.

Kegiatan konservasi ekosistem mangrove oleh BPOM ini telah tercatat pada Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai program pertama Net Zero Carbon Emission. Seluruh UPT BPOM yang terlibat diharapkan dapat memberikan kontribusi yang berkelanjutan khususnya dalam meminimalisir emisi karbon dan mampu merespon dengan bijak perubahan iklim global di masa yang akan datang. (Infokom-Agus).

 

Sarana