BPOM di Bau-Bau Sosialisasikan Keamanan Pangan PJAS di Kabupaten Buton Selatan

20-05-2026 Umum Dilihat 101 kali

Buton Selatan - Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Bau-Bau melaksanakan kegiatan Sosialisasi Keamanan Pangan Sekolah PJAS dalam rangka Program Gerakan Keamanan Pangan Nasional (GKPN) di Kabupaten Buton Selatan pada Rabu (20/05/2026), bertempat di Aula Pertemuan Desa Burangasi, Kecamatan Lapandewa, Kabupaten Buton Selatan. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pembudayaan keamanan pangan di lingkungan sekolah guna meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa serta komunitas sekolah terhadap pentingnya pangan yang aman dikonsumsi.

Program pembudayaan keamanan pangan di sekolah bertujuan untuk memastikan anak usia sekolah khususnya, serta komunitas sekolah pada umumnya memiliki pengetahuan, sikap, dan perilaku yang baik terkait keamanan pangan sehingga mampu melindungi diri dari pangan yang tidak aman dan berisiko membahayakan kesehatan. Program ini dilaksanakan melalui beberapa tahapan, meliputi advokasi lintas sektor, sosialisasi keamanan pangan, bimbingan teknis kader keamanan pangan sekolah, monitoring dan sertifikasi sekolah pelaksana program, serta pengawalan bagi sekolah yang telah mendapatkan intervensi.

Kegiatan diawali dengan sambutan sekaligus pembukaan secara resmi oleh Ketua Tim Program Gerakan Keamanan Pangan Balai POM di Bau-Bau, Asdin, S.TP, adapun narasumber pada kegiatan ini terdiri dari Muh. Abu Musli El Anast, S.Kom., M.Si selaku Kepala Bidang Perencanaan Dinas Pendidikan Kabupaten Buton Selatan, Wa Ode Yuliana, S.Farm dari Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Buton Selatan, serta narasumber dari Balai POM di Bau-Bau.

Peserta kegiatan Sosialisasi Keamanan Pangan PJAS ini terdiri dari 1 (satu) sekolah intervensi dan 7 (tujuh) sekolah perluasan di Kecamatan Lapandewa. Masing-masing sekolah diwakili oleh tiga peserta yang terdiri atas dua siswa dan satu guru, sehingga total peserta yang hadir sebanyak 24 orang.

Melalui kegiatan Sosialisasi Keamanan Pangan PJAS ini, diharapkan seluruh komunitas sekolah, mulai dari kepala sekolah, guru, orang tua siswa, siswa, hingga pedagang pangan di lingkungan sekolah, dapat berpartisipasi aktif dalam mewujudkan program keamanan pangan di sekolah serta turut menyebarluaskan pesan-pesan keamanan pangan secara berkelanjutan. Komunitas sekolah diharapkan mampu menjadi penggerak dalam implementasi keamanan pangan di lingkungan sekolah melalui peningkatan akses terhadap informasi keamanan pangan yang valid dan terpercaya, sehingga dapat meningkatkan pengetahuan, pemahaman, serta membentuk perilaku keamanan pangan yang baik. Pada akhirnya, upaya ini diharapkan dapat mendukung terwujudnya perlindungan kesehatan masyarakat melalui konsumsi pangan yang aman, bermutu, dan layak dikonsumsi. (Dewi-Infokom)

Sarana