Balai POM di Bau-Bau Tingkatkan Kapasitas Kader Keamanan Pangan Sekolah di SMP Negeri 3 Lapandewa

25-06-2026 Umum Dilihat 79 kali

Buton Selatan - Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Bau-Bau menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Kader Keamanan Pangan Sekolah di SMP Negeri 3 Lapandewa Kabupaten Buton Selatan pada Kamis (26/06/2026), sebagai upaya meningkatkan kesadaran dan kapasitas komunitas sekolah dalam mewujudkan lingkungan yang aman dari risiko pangan jajanan yang tidak memenuhi syarat.

Sebanyak 10 peserta yang terdiri atas guru, komite sekolah, orang tua siswa, dan pengelola kantin mengikuti Bimbingan Teknis Kader Keamanan Pangan Sekolah. Melalui kegiatan ini, para peserta diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan dan pemahaman mengenai keamanan pangan, mengimplementasikan prinsip-prinsip keamanan pangan di lingkungan sekolah, serta menjadi Kader Keamanan Pangan Sekolah yang berperan aktif dalam mengedukasi dan menyebarluaskan informasi tentang pangan yang aman kepada seluruh komunitas sekolah.

Peserta diberikan Materi terkait keamanan pangan sekolah yang disampaikan oleh narasumber dari Balai POM di Bau-Bau, Aguswinarto, S.TP dan Wa Ode Dewi Indriani Yasin, S.Farm. Materi yang diberikan meliputi kebijakan Program Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS), implementasi keamanan pangan di kantin sekolah, gizi seimbang untuk mendukung sumber daya manusia unggul, Lima Kunci Keamanan Pangan, serta peran Kader Keamanan Pangan Sekolah dalam mendukung penerapan keamanan pangan di lingkungan sekolah. Selain itu, Kepala Seksi Perencanaan Program Dinas Pendidikan Kabupaten Buton Selatan, Ir. Risal Said, S.T., M.Si., turut menyampaikan materi mengenai pentingnya sinergi antara sektor pendidikan dan pemangku kepentingan dalam mewujudkan budaya keamanan pangan di sekolah

Melalui kegiatan ini, Balai POM di Bau-Bau berharap pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh peserta dapat menjadi bekal dalam menerapkan prinsip-prinsip keamanan pangan di lingkungan sekolah. Komitmen yang telah dibangun bersama diharapkan dapat diwujudkan melalui pengelolaan kantin yang lebih baik, pemilihan pangan jajanan yang aman, serta penyebarluasan informasi keamanan pangan kepada seluruh komunitas sekolah sebagai upaya menciptakan lingkungan belajar yang sehat dan aman. (Dewi-Infokom)

Sarana