Wakatobi - Dalam upaya meningkatkan daya saing produk pangan olahan serta mendorong pelaku usaha memenuhi ketentuan keamanan, mutu, dan legalitas produk, Kepala Balai POM di Bau-Bau melaksanakan kegiatan pendampingan dan pembinaan kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Wakatobi.
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Balai POM di Bau-Bau dalam mendukung pengembangan UMKM pangan agar mampu menghasilkan produk yang aman, bermutu, dan berdaya saing. Pendampingan diberikan kepada pelaku Industri Rumah Tangga Pangan (IRTP) serta produsen Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) yang beroperasi di Kabupaten Wakatobi.
Pada sektor IRTP, pendampingan difokuskan pada pengembangan berbagai produk pangan olahan berbasis potensi lokal, di antaranya kerupuk ikan, abon ikan, aneka olahan sambal, keripik, serta berbagai produk pangan olahan lainnya. Pemanfaatan sumber daya pangan lokal diharapkan tidak hanya mampu meningkatkan nilai tambah produk, tetapi juga memperkuat identitas khas Kabupaten Wakatobi sebagai daerah yang memiliki potensi pangan yang beragam.
Melalui kegiatan pembinaan, pelaku usaha memperoleh pendampingan mengenai penerapan Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB) dan Cara Produksi Pangan Olahan Industri Rumah Tangga (CPPB-IRT), pemenuhan persyaratan keamanan pangan, penerapan higiene dan sanitasi, penyusunan informasi pada label pangan, serta pemenuhan aspek perizinan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Bagi produsen AMDK, pembinaan juga mencakup aspek pengendalian mutu, sanitasi proses produksi, serta pemenuhan persyaratan teknis untuk menjamin keamanan produk yang dihasilkan.
Kepala Balai POM di Bau-Bau menyampaikan bahwa pendampingan kepada UMKM merupakan salah satu langkah strategis dalam meningkatkan kapasitas pelaku usaha sehingga mampu menghasilkan produk yang memenuhi standar keamanan, mutu, dan legalitas. Dengan demikian, produk pangan lokal Kabupaten Wakatobi diharapkan dapat semakin dipercaya oleh konsumen dan memiliki peluang yang lebih luas untuk bersaing di pasar regional maupun nasional.
Balai POM di Bau-Bau akan terus memperkuat sinergi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Wakatobi dan para pemangku kepentingan lainnya dalam memberikan pendampingan secara berkelanjutan kepada pelaku UMKM. Melalui kolaborasi tersebut diharapkan semakin banyak produk pangan lokal yang memenuhi persyaratan, memiliki daya saing tinggi, serta mampu memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. (Infokom - Rifandy)