Baubau - Balai POM di Bau-Bau menyelenggarakan Forum Konsultasi Publik (FKP) pada Kamis (15/10/2026) sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik yang prima, bermutu, cepat, dan transparan. Kegiatan ini dilaksanakan secara hybrid, yakni secara luring di Aula Kantor Balai POM di Bau-Bau dan secara daring melalui Zoom Meeting, dengan melibatkan 25 peserta dari berbagai unsur pemangku kepentingan (pentahelix).
Peserta yang hadir berasal dari unsur pemerintah, pelaku usaha, akademisi, organisasi profesi, organisasi masyarakat, dan media massa. Keterlibatan berbagai unsur tersebut menjadi bagian penting dalam membangun komunikasi dua arah antara penyelenggara pelayanan dan masyarakat sebagai pengguna layanan, sekaligus menghimpun aspirasi untuk penyempurnaan standar pelayanan publik.
Kepala Balai POM di Bau-Bau, Asruddin, menyampaikan bahwa peningkatan kualitas pelayanan publik merupakan komitmen yang terus diwujudkan melalui berbagai upaya perbaikan dan inovasi. Masukan dari masyarakat dan mitra pelayanan dinilai penting untuk memastikan layanan yang diberikan semakin berkualitas, responsif, dan sesuai dengan kebutuhan pengguna. “Balai POM di Bau-Bau berkomitmen memberikan pelayanan yang prima, bermutu, cepat, dan transparan kepada seluruh lapisan masyarakat. Kami juga terbuka terhadap saran dan masukan demi terciptanya layanan publik yang optimal dan berintegritas”, ujarnya.
Selain membahas peningkatan kualitas pelayanan publik, Balai POM di Bau-Bau juga melaksanakan kegiatan Ayo Minum Jamu (OMJ) yang merupakan salah satu bentuk dukungan terhadap program Badan POM, Jamu Warisan Budaya Nusantara (JAWARA). Kegiatan ini sejalan dengan upaya mendorong pemanfaatan jamu secara bijak sebagai bagian dari pemeliharaan kesehatan melalui pendekatan promotif dan preventif.
Melalui rangkaian kegiatan ini, Balai POM di Bau-Bau berupaya memperkuat peran serta masyarakat dan pemangku kepentingan, baik dalam peningkatan kualitas pelayanan publik maupun dalam mendukung pelestarian warisan budaya Indonesia. FKP ini juga diharapkan dapat menjadi ruang partisipasi yang mendorong terciptanya pelayanan yang semakin transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Balai POM di Bau-Bau berkomitmen untuk terus melakukan evaluasi dan perbaikan secara berkelanjutan serta memperkuat sinergi lintas sektor guna mewujudkan pelayanan publik yang berkualitas, berintegritas, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (Infokom-Rifandy)