Baubau - Balai Pengawas Obat dan Makanan di Bau-Bau resmi menyambut 14 peserta Program Magang Lulusan Perguruan Tinggi Batch 1 Angkatan 2 Tahun 2026. Acara pembukaan yang digelar pada Selasa (11/08/2026) ini menandai dimulainya kolaborasi strategis antara Kementerian Ketenagakerjaan dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Melalui program ini, para lulusan muda diberikan ruang seluas-luasnya untuk menyelami dinamika kerja di lingkungan pemerintahan sekaligus mengasah kompetensi profesional mereka secara langsung.
Para peserta terpilih berhasil melangkah ke tahap ini setelah melewati proses seleksi yang cukup ketat, menyisihkan 183 pelamar dari berbagai perguruan tinggi. Waktu magang terhitung efektif selama enam bulan sejak Senin (10/08/2026). Sepanjang periode tersebut, seluruh peserta akan ditempatkan di sejumlah fungsi kerja di lingkungan Balai POM di Bau-Bau, dengan pendampingan intensif dari mentor yang ditunjuk untuk memastikan proses pembelajaran berjalan optimal.
Dalam sambutannya, Kepala Balai POM di Bau-Bau, Asruddin, menyampaikan ucapan selamat sekaligus memberikan motivasi kepada para peserta. Ia mengingatkan bahwa keberhasilan menembus seleksi magang bukanlah garis akhir, melainkan titik awal bagi perjalanan karir mereka. Menurutnya, kesempatan ini harus dimanfaatkan secara nyata untuk belajar, menyerap ilmu baru, serta membangun nilai tambah yang bermanfaat bagi pengembangan diri dan instansi.
Lebih lanjut, Asruddin menekankan bahwa persaingan di dunia kerja profesional membutuhkan landasan yang jauh melampaui sekadar kualifikasi akademik. Integritas, kedisiplinan, etika, dan kemampuan beradaptasi menjadi pilar utama yang wajib dipegang teguh oleh setiap peserta. Oleh karena itu, para peserta didorong untuk bersikap proaktif, terbuka terhadap masukan, serta berani menjadikan setiap tantangan penugasan sebagai sarana untuk menempa kapasitas diri.
Pelaksanaan program ini tidak hanya menjadi investasi berharga bagi para peserta untuk membangun jejaring dan pemahaman tata kelola publik, tetapi juga menjadi wujud nyata sinergi antara dunia pendidikan dan instansi pemerintah. Balai POM di Bau-Bau berharap, pengalaman praktis selama enam bulan ini mampu mencetak generasi muda yang kompeten, berintegritas tinggi, dan siap berkontribusi secara positif saat terjun sepenuhnya ke dunia kerja. (Infokom-Ila)